Pangkalpinang, 24 Juli 2026 – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Bangka Belitung menggelar Pelatihan Kepemimpinan Berbasis Nilai Al-Qur’an untuk Kejayaan Negeri yang akan berlangsung pada 24–26 Juli 2026 di Asrama Haji Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini diikuti oleh 134 peserta dari berbagai daerah di Bangka Belitung. Pelatihan tersebut bertujuan membentuk pemimpin yang memiliki karakter kuat, berintegritas, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman utama dalam kehidupan maupun dalam menjalankan amanah kepemimpinan.
Ketua Bidang Kaderisasi dan Anggota Partai (BKAP) DPW PKS Bangka Belitung, Yuli Widy Astono, menyampaikan bahwa dasar utama dari kegiatan ini adalah cinta terhadap Al-Qur’an. Menurutnya, kecintaan kepada Al-Qur’an harus diwujudkan dengan memperbanyak interaksi bersama kitab suci tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Pelatihan ini bukan hanya membahas kepemimpinan secara teori, tetapi bagaimana membangun kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Dasarnya adalah cinta terhadap Al-Qur’an sehingga peserta semakin intens berinteraksi dengannya,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta diajak untuk memperdalam pemahaman terhadap kandungan Al-Qur’an melalui kegiatan tadabbur, diskusi, dan refleksi. Dengan demikian, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak hanya dipahami secara intelektual, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.
Selain meningkatkan kemampuan kepemimpinan, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang gemar mentadabburi Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui pelatihan ini, PKS Bangka Belitung berharap akan lahir pemimpin-pemimpin yang memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an, menjadikan nilai-nilai keadilan, amanah, dan pelayanan sebagai prinsip utama, serta mampu berkontribusi bagi terwujudnya kejayaan negeri yang diridhai Allah SWT.*
(KOMDIGI DPD PKS Bangka)
Ketua Bidang Kaderisasi dan Anggota Partai (BKAP) DPW PKS Bangka Belitung, Yuli Widy Astono, menyampaikan bahwa dasar utama dari kegiatan ini adalah cinta terhadap Al-Qur’an. Menurutnya, kecintaan kepada Al-Qur’an harus diwujudkan dengan memperbanyak interaksi bersama kitab suci tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
“Pelatihan ini bukan hanya membahas kepemimpinan secara teori, tetapi bagaimana membangun kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an. Dasarnya adalah cinta terhadap Al-Qur’an sehingga peserta semakin intens berinteraksi dengannya,” ujarnya.
Selama pelatihan, peserta diajak untuk memperdalam pemahaman terhadap kandungan Al-Qur’an melalui kegiatan tadabbur, diskusi, dan refleksi. Dengan demikian, nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tidak hanya dipahami secara intelektual, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.
Selain meningkatkan kemampuan kepemimpinan, kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan kader-kader yang gemar mentadabburi Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam setiap aspek kehidupan, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui pelatihan ini, PKS Bangka Belitung berharap akan lahir pemimpin-pemimpin yang memiliki kedekatan dengan Al-Qur’an, menjadikan nilai-nilai keadilan, amanah, dan pelayanan sebagai prinsip utama, serta mampu berkontribusi bagi terwujudnya kejayaan negeri yang diridhai Allah SWT.*
(KOMDIGI DPD PKS Bangka)



